The Day When I Become A Chunsa

Entah kapan pastinya aku bisa disebut seorang Chunsa. Setelah aku menonton Sungkyunkwan Scandal, aku masih terbawa-bawa pesona Lee Seon Joon. Dan ogah-ogahan menonton Rooftop Prince, karena aku cukup dikecewakan dengan karakternya di Miss Ripley. Meski aku sering mengaku ke teman-teman Chunsa bahwa aku belum menonton Miss ripley, aku akui bahwa aku bohong. Aku menonton, tapi sampai di episode 2 aku menyerah.

pic 1

Mungkin aku salah satu chunsa dari minoritas chunsa yang tak suka Rooftop Prince. Aku memang menonton drama itu dari awal sampai akhir, tapi aku tak begitu suka dengan pemeran ceweknya. Aku lebih suka dengan Jung Yoo Mi yang jahat itu daripada Han Ji Min yang jadi Park Ha. Dan ketidaksukaanku dengan pemeran Park Ha itu mungkin terjawab di tahun 2013. Ketika aku mengenal seorang Moon Chae Won, dan iseng mencari nama Moon Chae Won dan Park Yoochun di mesin pencarian, ternyata dia pernah ditawari drama Rooftop Prince dengan Yoochun. Saat itulah yang terlintas dipikiranku, “Andai mereka main bareng, mungkin waktu itulah aku bisa jadi seorang Chunsa.”

Aku sempat mengacuhkan Yoochun selama 1 tahun. Aku hanya tahu kabarnya dari fanpage facebook saja. Aku tak peduli dia. Tapi entah kenapa saat dia mendapat banyak penghargaan di perannya sebagai Lee Gak, aku juga ikut bahagia. Mungkin jiwa seorang fans sudah ada namun belum muncul sepenuhnya.

Percaya atau tidak, saat dimana Yoochun jarang muncul di layar kaca, jarang muncul di media, dan dimanapun, aku mulai merasa kehilangan. Karena saat itulah aku sadar bahwa aku seorang chunsa. Mungkin 2013 adalah tahun dimana penyesalanku yang tak menyukai Yoochun dari awal. Yang tak mencoba mengenal Yoochun di media-media social. Aku menyesali saat yoochun menutup akun twitternya. Aku menyesali tak menyaksikan Yoochun dapat penghargaan di Seoul Internasional Drama awards 2012. Aku menyesali tak menikmati Yoochun yang fashionista dengan rambut berponi seperti di Rooftop Prince.

pic 2

Sepanjang 2013 aku harus menikmati Yoochun dengan rambut pendek, jidat lebarnya terlihat, dan pipi dari hari ke hari semakin chubby. Aku cukup menyesalinya karena 2012 aku tak cukup mempedulikan dia. Namun entah kenapa, rasa sukaku padanya bukan berkurang tapi semakin bertambah, meski dalam hati masih ada penyesalan.

Ketidakadaannya di public membuatku semakin rindu dan ingin melihatnya walau hanya satu foto saja. Dan aku harus bersabar karena 2013 itu adalah tahun dimana kau hanya menemukan Yoochun di suatu event dan itu hanya terjadi beberapa bulan sekali. Aku melihat banyak hal tentang dia di video-video lamanya. Ketika dia masih menjadi bagian dari TVXQ, bagian dari SM. Aku menyesali kenapa aku tak menyukai Yoochun ketika masih personil mereka?

pic 3

Dan jiwa chunsaku semakin meluap-luap di tahun 2014. Aku begitu bahagia mendengar comeback Yoochun di drama. Meski drama genre berat dan sedikit romance, tapi aku menganggap bahwa setiap momenya itu adalah sesuatu yang berharga bagiku. Aku aktif di forum-forum seperti soompi, lautan Indonesia, Koreandrama.org dan akhirnya bertemu kawan sesame chunsa di LINE. Betapa bahagianya, karena chunsa-chunsa yang selama ini aku kenal cukup baik dan punya perasaan yang sama tentang Yoochun.

Pelabuhan terakhirku adalah twitter. Aku mulai mengenal chunsa-chunsa lain. Dan lucunya, beberapa teman yang aku temui di forum-forum aku juga menemui mereka di twitter. Satu kata yang selalu aku ingat ketika mendengar nama Yoochun, melihat Yoochun, membaca nama Yoochun, yaitu aku bangga menjadi bagian dari Chunsa.

pic 4

Jidat yang lebar, pipi chubby, tulang pipi menonjol, rambut mau cepak, botak, gondrong, atau apapun, fashion jadul seperti ahjusi-ahjusi, atau fashionista, aku tetap menyukainya. Ketika aku tahu dia bertato, merokok, dan pernah memakai anting, aku tetap menyukainya.

Ketika dia mengatakan untuk mulai melangkah mundur dari popularitasnya, mungkin sebagian orang beranggapan bahwa Yoochun sudah lelah dengan dunia selebritisnya, tapi aku tetap mendukungnya. Ketika dia dulu selalu mengatakan ingin public dating dan tiba-tiba sekarang berubah pikiran untuk lebih tertutup tentang dating, aku tetap mendukungnya. Ketika popularitasnya mulai dikalahkan oleh artis-artis lain, bagiku dia tetap actor paling popular di hatiku. Karena dia Yoochun, tak perlu alasan dan penjelasan yang panjang kenapa aku menyukainya.

Mungkin tak penting kapan aku menjadi chunsa. Tapi yang aku tahu pasti adalah, aku tak akan melupakan kesan pertamaku ketika pertama kali melihatnya di Sungkyunkwan Scandal. Meski pasang surut perjuanganku menjadi seorang chunsa, tapi hanya dia seorang yang berhasil membuatku bertahan untuk tetap menyukainya selama 5 tahun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s